Berita Game

Saingan Berat untuk Para Konsol Game Lainnya, Steam Deck

Salah satu perusahaan besar di bidang industri platform distribusi game Valve, dikabarkan merilis sebuah konsol yang cukup besar beritanya yaitu adalah Steam Deck.

Konsol Steam Deck merupakan sebuah perangkat portabel atau yang biasa disebut sebagai handheld, memiliki bentuk yang mirip dengan Nintendo Switch.

Hanya saja, Steam Deck tidak bisa dilepas pasang seperti Joy Con yang terdapat di Nintendo Switch. Konsol Steam Deck ini merupakan sebuah konsol yang bisa menjadi ancaman bagi konsol-konsol lainnya.

Steam Deck dikabarkan bahwa dengan ukuran seperti Nintendo Switch ini bisa digunakan untuk memainkan game-game AAA.

Performa tinggi yang terdapat pada Steam Deck ini bisa membuat konsol ini bisa memainkan hampir seluruh game yang tersedia di Steam saat ini.

Hardware yang digunakan oleh Steam Deck mirip dengan yang ada pada Playstation 5 (PS5). Steam Deck dibekali dengan prosesor (CPU) berasitektur Zen 2, pengolah grafis (GPU) AMD RDNA 2, dan RAM 16 GB.

Untuk penyimpanan game, Steam Deck ini dibekali dengan tiga pilihan media penyimpanan. Penyimpanan yang tersedia untuk konsol handheld ini berupa 64 GB (eMMC), 256 GB (NVMe SSD), dan 512 GB (high-speed NVMe SSD). Jika merasa masih tidak cukup, kapasitas penyimpanan konsol ini masi bisa  ditambahkan dengan MicroSD.

Steam Deck juga dilengkapi baterai dengan kapasitas 40 watt hour yang bisa bertahan selama 8 jam sesuai dengan pernyataan yang diklaim oleh Valve. Namun, untuk menjalankan game yang berat, Steam Deck hanya bisa bertahan selama 4 jam.

Selain itu Steam Deck dibekali software dengan sistem operasi (OS) SteamOs 3.0 berbasis Arch Linux, yang dipadankan dengan compatibility layer Linux bernama Proton agar bisa menjalankan beberapa game Windows dengan lancar.

Steam Deck mempunyai layar Touchscreen LCD 7 inci, resolusi 1.280 x 800 piksel, refresh rate 60 Hz, tingkat kecerahan 400 nits (typical), ambient light sensor dan memiliki dimensi 298 x 117 x 49 mm serta memiliki bobot seberat 669 gram.

Untuk kelengkapan gamepad dan sensor, Steam Deck dibekali dengan Tombol operasi A, B, X, Y Tombol navigasi arah (D-Pad) Analog kiri dan kanan + trigger L3, R3 Tombol trigger L1, L2, R1, R2 Tombol View, Menu, Steam, dan Quick access 4 x assignable grip buttons (L4, L5, R4, R5) Tombol volume Tombol power 2 x Trackpad Gyroscope 6-axis IMU.

Untuk harga, Steam Deck dibanderol dengan harga 399 dolar AS (sekitar Rp 5,7 juta) untuk kapasitas 64 GB, 529 dolar AS (sekitar Rp 7,6 juta) untuk kapasitas 256 GB, 649 dolar AS (sekitar Rp 9,4 juta) untuk kapasitas 512 GB.

Kehadiran dari Steam Deck ini sangat disambut baik oleh para gamers, namun tidak hanya para gamers yang memberikan sambutan baik pada konsol Steam Deck ini. Para petinggi dari perusahaan video game seperti Xbox dan bahkan rival dari Steam yaitu Epic Games juga memberikan sambutan yang sangat baik untuk konsol Steam Deck ini.

Tim Sweeney selaku CEO dari Epic Games, memberikan ucapan selamat kepada Valve atas pengumuman dari Steam Deck yang ia sebut sebagai langkah yang sangat luar biasa dari Valve di laman akun Twitter miliknya.

Persaingan yang terjadi di era modern ini sangat besar sekali, karena dapat menciptakan teknologi-teknologi canggih untuk memudahkan pekerjaan dan memenuhi kebutuhan hiburan manusia.